Blog Stats
- 43,699 hits
Terima kasih
Top Posts
Sila baca
- S17 Masaalah hidup.
- S16 In, Out & On.
- SA15 Tersurat tersirat.
- SA16 5% kanan kiri.
- SA15 Aqidah perbincangan.
- SA14 Setuju dan tidak.
- SA13 Gha-ra-ba, qa-la-ba dan ge-la-ba.
- SA12 IGT^3.
- SA11 Hujung akal, pangkal agama.
- SA10 Maqam 2G ke 4G.
- SA09 Butakan mata, celikkan minda.
- SA08 Melayu gelap.
- SA07 Ber, ter, dan digantung.
- SA06 Re-use, cycle or name (brand)?
- SA05 New promise.
Salam semua
Komen yang menggunakan nama saya Sharudin, Shar atau Pak Din, yang diakhiri dengan alamat web, selalunya adalah petikan dari alamat tersebut. Ia sebagai pautan dan tidak berkaitan dengan setuju atau tidak saya kepadanya. Semua pendapat adalah bagi tujuan kefahaman dan pendidikan.
Kita naik saksi lagi bahawa Nabi Muhammad itu kalau bukan kerananya, dunia dan akhirat tidak diciptakan. Tidak besarkah Rasulullah? Sebab itu baginda dikatakan sohibuz azman. Orang yang mempunyai semua zaman. Sebab itu perlu wasilah, kaitkan dengan Rasulullah, baru minta dengan Tuhan. Sebab dia itu Tuhan yang jadikan. Sebagaimana Allah menyebut di dalam Al Quran,”Tidak Kami jadikan engkau Muhammad, melainkan rahmat bagi seluruh alam.”
http://barokah.wordpress.com/2007/03/06/huraian-tafsir-syahadah-2/
Nabi Nabi Muhammad saw telah menunjukkan keunggulan berbanding para Rasul yang lain apabila baginda tidak sedikitpun berasa hati apalagi merajuk terhadap karenah umatnya. Baginda telah menunjukkan ketinggian peribadi apabila sering mendoakan orang yang menentangnya. Peristiwa di Taif misalnya, menunjukkan bagaimana baginda menolak tawaran para malaikat untuk menghancurkan penduduk Taif yang menghinanya.
http://www.fitrahperkasa.net/karya.php?a=2
http://www.geocities.com/traditionalislam/Nur_Muhammad.htm
Inilah ukuran yang mendorong Michael H. Hart meletakkan Nabi Muhammad S.A.W di tempat pertama dalam senarai 100 orang paling berpengaruh dalam sejarah manusia, mengalahkan Isaac Newton dan Jesus Christ sendiri. Bukunya The 100: A Ranking Of The Most Influential Persons In History: A Ranking of the Most Influential Persons in History, memperkatakan soal PENGARUH, dan faktor inilah yang menjadikan kehidupan seseorang itu sangat signifikan kepada manusia yang lain.
http://saifulislam.com/?p=411
Rosul yang pertama adalah Nuh Alaihis salaam diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada kaumnya yang bersiap berlebih-lebihan kepada orang-orang sholeh (Wad, Suwa’, Yaqhust, Ya’uq, Dan Nasr) dan rosul terakhir adalah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam yang diutus kepada kaum jahiliyah. yang menjadikan Lata, Uzza, dan Manata sebagai perahtara-perantara ini, dan memerangi mereka walaupun mereka melaksanakan rutinitas ibadah, seperti haji, bersedekah, sholat dan mengakui Allah yang berkuasa dan menciptakan semua ini. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :
قُلْ مَنْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ
“Katakan (Wahai Muhammad) siapakah Robnya langit yang ke tujuh, Robnya bumi, dan Robnya Arsy yang agung? Mereka pasti menjawab “Allah”. Maka katakanlah : Apakah kalian tidak bertaqwa? ” (QS Al-Mu’minun 86-87)
http://abusalma.wordpress.com/mahad/
Kita mesti mengenal Tuhan melalui ilmu . Coba kita lihat sejarah Rasulullah SAW yang berjuang sebanyak 23 tahun, perjuangannya terbagi 2:
1. Memperjuangkan Tuhan selama 13 tahun.
2. Memperjuangkan syariat Tuhan selama 10 tahun.
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/node/14865
Berlatar belakangkan fakta bahawa sebelum kedatangan Nabi Muhammad s.a.w. masih terdapat saki-baki ajaran Nabi Ibrahim a.s., maka sesetengah orang mengatakan ada kemungkinan telah timbul satu kesedaran untuk memberontak dari cara hidup jahiliyyah mereka yang menyebabkan Islam mudah diterima oleh masyarakat Arab ketika itu. Sheikh Ramadan Al-Buti menidakkan andaian bahawa seruan Nabi s.a.w. diterima kerana masyarakat telah mula muak dengan kehidupan yang penuh dengan kesyirikan dan ingin kembali kepada satu cara hidup yang lebih murni. Hujah beliau adalah kerana pada zaman Nabi diutus kepada masyarakat di Semenanjung Arab adalah zaman di mana manusia paling jauh daripada petunjuk seorang Nabi dan hidayah Allah.
http://kuliyyah.wordpress.com/2007/09/18/kuliyyah-ramadan-al-buti-siri-3/
Jenis-jenis Wahyu
Written by admin
Saturday, 10 May 2008
Sebelum kita menghuraikan secara terperinci mengenai penghidupan sebagai seorang rasul dan nabi, kita berpendapat ada baiknya terlebih dahulu kita mengenali jenis-jenis wahyu yang merupakan sumber risalah dan bekalan dakwah, Ibnu al-Qayyim telah menyebut peringkat-peringkat wahyu:
Pertama: Mimpi benar, ianya adalah permulan wahyu kepada Rasulullah.
Kedua: Sesuatu yang dicampakkan oleh Malaikat ke dalam dadanya dan hati naluri Rasulullah tanpa melihatnya, sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Rasulullah (s.a.w): Sesungguhnya Jibril telah mencampak ke dalam hatiku bahawa: Sesuatu jiwa itu tidak akan mati kecuali setelah genap rezekinya, hendaklah kamu bertaqwa kepada Allah, dan berusahalah dengan baik di dalam usaha mencari rezeki, dan jangan sekali-kali dek kelewatan rezeki itu ianya mendesak kamu berusaha secara memaksiati Allah, kerana sesungguhnya sesuatu di sisi Allah itu tidak boleh diperolehi kecuali dengan mentaatinya.
Ketiga: Rasulullah didatangi Jibril yang menjelma dirinya sebagai seorang lelaki, dan berblcara dengan Baginda di mana Rasulullah menyedari dan mengingati segala apa yang diperkatakan kepadanya, di dalam peringkat ini para sahabat pun turut dapat melihat Jibril pada ketika-ketikanya.
Dari http://www.dakwah.info/index.php?option=com_content&task=view&id=193&Itemid=68
31 of 50 people found the following review helpful:
Very good as a brief book on the history of Islam, 18 April 2002
By akiwan@btinternet.com (East Preston, West Sussex .U.K.) – See all my reviews
In her book, A Brief History of Islam, Karen Armstrong, has covered the history of Islam briefly and brilliantly. Thus, the book makes a good initial reading of the subject and therefore is suitable for anyone who likes to study the history of Islam as the fastest growing religion in the world.
However, I would like to comment on a claim made by the author on pp22/23 that the Quran does not explicitly mention that Prophet Muhammad is the last prophet.she writes ” It was probably during the riddah wars that muslims began to assert that Muhammad had been the last and greatest of prophets, a claim that is not made explicitely in the Quran”. This claim is wrong, for the Quran states explicitely in Surat AL Ahzab (33) verse 39 the following: ” Muhammad is not the father of any of your men, but (he is) the apostle of God, and the seal of prophets, and God has full knowledge of all things”.
In his “Translation snd Commentary,The Glorious Kuran” Dar Al Fikr, Bireut, p.1119 (3731), Abdallah Yousif Ali writes: ” When a document is sealed, it is complete, and there can be no further addition. The Holy Prophet Muhammad closed the long line of Apostles. God`s teachings is and will always be continuous, but there has been and will be no prophet after Muhammad. The later ages will want thinkers and reformers not prophets. This is not an arbitrary matter. It is a decree full of knowledge and wisdom: “for God has full knowledge of all things”.
Dari http://www.amazon.co.uk/review/product/1842125834/ref=dp_top_cm_cr_acr_txt/203-4334520-1775121?%5Fencoding=UTF8&showViewpoints=1
Jumlah nabi dan Rasul memang bukan hanya 25 orang saja, tapi lebih dari itu. Tepatnya ada 124 ribu orang, sebagaimana disebutkan di dalam hadits berikut ini:
Dari Abi Zar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi, “(Jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi.” “Lalu berapa jumlah Rasul diantara mereka?” Beliau menjawab, “Tiga ratus dua belas(312)” (HR At-Turmuzy)
Sedangkan yang 25 orang itu hanyalah yang nama mereka disebutkan secara tegas di dalam Al-Quran. Ada sebuah buku yang memuat data sejarah para nabi dan rasul yang disebutkan di dalam Al-Quran Al-Kariem. Bahkan ada beberapa peta serta analisa para ahli sejarah tentang perkiraan masa hidup mereka, lokasi dimana mereka tinggal berikut beberapa keterangan lainnya yang digali berdasarkan keterangan baik dari Al-Quran Al-Kariem, As-Sunah An-Nabawiyah ataupun fakta-fakta sejarah.
Judulnya adalah Atlas Tarikh Al-Anbiya’ War Rusul disusun oleh Samiy bin Abdullah bin Ahmad Al-Maghluts. Buku ini diberi muqaddimah oleh Syeikh Muhammad bin Nashir Al-’Abudi, sekretaris umum Musaid Rabithah Alam Islami, Mekkah Al-Mukarramah.
Dari http://forum.wgaul.com/showpost.php?s=792330326a7c8d5b094179accc2fb946&p=2257176&postcount=48